Penjelasan :
1. Mikrotik router dengan 2 network interface card (NIC) ether1 dan ether3, dimana
ether1 adalah ethernet yang terhubung langsugn ke ISP dan ether3 adalah
ethernet yang terhubung langsung dengan jaringan 192.168.2.0/24
2. Bandwith dari ISP misalnya 256 Kbps internasional dan 1024 Kbps lokal IIX.
3. Kompuer 192.168.2.4 akan diberi alokasi bandwith 128 Kbps internasional dan
256 Kbps lokal IIX.
Pengaturan IP address list
Mulai Mikrotik RouterOs versi 2.9, dikenal dengan vitur yang disebut IP address list.
Fitur ini adalah pengelompokan IP address tertentu dan setiap IP address tersebut bisa
kita namai. Kelompok ini bisa digunakan sebagai parameter dalam mangle, firewall
filter, NAT, maupun queue.
Mikrotik Indonesia telah menyediakan daftar IP address yang diavertise di OpenIXP dan
IIX, yang bisa didownload dengan bebas di URL :
http://www.mikrotik.co.id/getfile.php?nf=nice.rsc
File nice.rsc ini dibuat secara otomatis di server Mikrotik Indonesia setiap pagi sekitar
pukul 05.30, dan meruapakan data yang telah dioptimasi untuk menghilangkan duplikat
entry dan tumpang tindih subnet. Saat ini jumlah pada baris pada script tersebut
berkisar 430 baris.
Contoh
# Script created by: Valens Riyadi @ www.mikrotik.co.id
# Generated at 26 April 2007 05:30:02 WIB ... 431 lines
/ip firewall address-list
add list=nice address="1.2.3.4"
rem [find list=nice]
add list=nice address="125.162.0.0/16"
add list=nice address="125.163.0.0/16"
add list=nice address="152.118.0.0/16"
add list=nice address="125.160.0.0/16"
add list=nice address="125.161.0.0/16"
add list=nice address="125.164.0.0/16"
..
dst...
Simpanlah file tersebut ke komputer anda dengan nama nice.rsc, lalu lakukan FTP ke
router Mikrotik, dan uploadlah file tersebut di router. Contoh di bawah ini adalah proses
upload MS DOS-Promt.
C:\>dir nice.*ftp 192.168.0.1admin********asciiput nice.rscbye
Volume in drive C has no label.
Volume Serial Number is 5418-6EEF
Directory of C:\
04/26/2007 06:42p 17,523 nice.rsc
1 File(s) 17,523 bytes
0 Dir(s) 47,038,779,392 bytes free
C:\>
Connected to 192.168.0.1.
220 R&D FTP server (MikroTik 2.9.39) ready
User (192.168.0.1:(none)):
331 Password required for admin
Password:
230 User admin logged in
ftp>
200 Type set to A
ftp>
200 PORT command successful
150 Opening ASCII mode data connection for '/nice.rsc'
226 ASCII transfer complete
ftp: 17523 bytes sent in 0.00Seconds 17523000.00Kbytes/sec.
ftp>
221 Closing
C:\>
Setelah file di upload, import-lah file tersebut.
[admin@MikroTik] > import nice.rsc
Opening script file nice.rsc
Script file loaded and executed successfully
Pastikan bahwa proses import telah berlangsung dengan sukses, dengan mengecek
Address-List pada menu IP – Firewall.
Pengaturan Mangle
Berikut adalah perintah untuk melakukan konfigurasi mangle yang bisa dilakukan lewat
tampilan text pada MikrotikOs atau terminal pada Winbox.
/ip firewall mangle
add chain=forward src-address-list=nice action=mark-connection new-connectionmark=
mark-con-indonesia passtrough=yes comment=”mark all indonesia source
connection traffic” disabled=no
add chain=forward src-address-list=nice action=mark-connection new-connectionmark=
mark-con-indonesia passtrough=yes comment=”mark all indonesia destination
connection traffic” disabled=no
add chain=forward src-address-list=!nice action=mark-connection new-connectionmark=
mark-con-overseas passtrough=yes comment=”mark all overseas source
connection traffic” disabled=no
add chain=forward src-address-list=!nice action=mark-connection new-connectionmark=
mark-con-overseas passtrough=yes comment=”mark all overseas destination
connection traffic” disabled=no
add chain=prerouting connection-mark=mark-con-indonesia action=mark-packet newpacket-
mark=indonesia passtrough=yes comment=”mark all indonesia traffic”
disabled=no
add chain=prerouting connection-mark=mark-con-overseas action=mark-packet newpacket-
mark=overseas passtrough=yes comment=”mark all overseas traffic”
disabled=no
Membuat simple queue
Langkah selanjutnya adalah mengatur bandwith melalui simple queue, untuk mengatur
bandwith internasional 128 Kbps dan bandwith lokal IIX 256 Kbps pada komputer
dengan IP 192.168.2.4 dapat dilakukan dengan perintah sebagai berikut.
queue simple
add name=kom1-indonesia target-address=192.168.2.4/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=none packet-marks=indonesia direction=both priority=8
queue=default/default limit-at=0/0 max-limit=256000/256000 total-queue=default
disabled=no
add name=kom1-overeas target-address=192.168.2.4/32 dst-address=0.0.0.0/0
interface=all parent=none packet-marks=overseas direction=both priority=8
queue=default/default limit-at=0/0 max-limit=128000/128000 total-queue=default
disabled=no]
Script di atas berarti hanya komputer dengan IP 192.168.2.4 saja yang dibatasi
bandwithnya 128 Kbps internasional (overseas) dan 256 Kbps lokal IIX (Indonesia),
sedangkan yang lainnya tidak dibatasi.
Pengecekan akhir
Setelah selesai, lakukanlah pengecekan dengan melakukan akses ke situs lokal
maupun ke situs internasional, dan perhatikanlah counter baik pada firewall mangle
maupun pada simple queue.
Anda juga dapat mengembangkan queue type menggunakan pcq sehingga trafik pada
setiap client dapat tersebar secara merata.
Selamat mencoba, semoga membantu yach…???

21.24

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
, Posted in
Networking
,
PEMROGRAMAN
,
TUGAS TKJ
,
Tutorial Mikrotik
,
0 Comments
Quagga adalah sebuah software aplikasi yang digunakan untuk
aplikasi routing protokol.Bagian quagga ada beberapa macam:
1. Zebra – merupakan bagian penghubung antara linux kernel
dengan aplikasi routing protokol.
2. Routing Daemon – merupakan aplikasi pengatur routing protokol.
Misal: ospfd adalah daemon yang mengatur routing protocol
OSPF, ripd adalah daemon yang mengatur routing protokol RIP
Perintah Quagga mirip dengan perintah yang ada di CISCO router.
Untuk installasi :
Router # aptget install quagga
File konfigurasi awal di /etc/quagga
Router # ls /etc/quagga
daemons
debian.conf
Aktifkan quagga dengan mengedit file /etc/quagga/daemons
Router # vim /etc/quagga/daemons
Rubah protokol yang kita inginkan dengan merubah “no” menjadi
“yes”, contoh :
zebra = yes
ospfd = yes
artinya kita mengaktifkan zebra (wajib) dan protokol OSPF, begitu
juga dengan protokol yang lainnya
Membuat konfigurasi awal, list konfigurasi yang digunakan quagga :
zebra.conf --- untuk aplikasi zebra
–
ospfd.conf --- untuk routing protokol OSPF
–
ripd.conf --- untuk routing protokol RIP
–
bgpd.conf --- untuk routing protokol BGP
–
Bisa juga dengan cara mencopy contoh konfigurasi di documentation
Router# cp /usr/share/doc/quagga/examples/zebra.conf.sample
/etc/quagga/zebra.conf
Begitu juga file konfigurasi lainnya.
Untuk menjalankan daemon quagga, jalankan perintah :
Router# /etc/init.d/quagga start
Begitu juga untuk stop dan restart
Router# /etc/init.d/quagga stop
Router# /etc/init.d/quagga restar
apabila
kita ingin membangun jaringan dengan OSPF menggunakan quagga
langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :
Mengaktifkan quagga setelah membuat konfigurasi awal Router # /etc/init.d/quagga start
Starting Quagga daemons (prio:10): zebra ospfd.
Melihat daemon konfigurasi dengan perintah (misal : ospf)
–
Router # netstat nlptu | grep zebra
tcp 0 0 127.0.0.1:2601
0.0.0.0:* LISTEN 2096/zebra
Router # netstat nlptu | grep ospf
tcp 0 0 127.0.0.1:2604
0.0.0.0:* LISTEN 2100/ospfd
artinya Zebra bekerja pada port 2601 dan ospfd pada 2604, begitu
–
juga apabila kita menggunakan “ripd” dan yang lainnya
Mengkonfigurasi zebra (password default “zebra”) :
–
Router # telnet localhost 2601
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.localdomain.
Escape character is '^]'.
Hello, this is Quagga (version 0.98.3).
Copyright 19962005 Kunihiro Ishiguro, et al.
User Access Verification
Password:
Router> en
Password:
Router#
Begitu juga dengan ospfd
–
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.localdomain.
Escape character is '^]'.
Hello, this is Quagga (version 0.98.3).
Copyright 19962005 Kunihiro Ishiguro, et al.
User Access Verification
Password:
ospfd>en
Password:
ospfd# conf t
ospfd(config)# router ospf
ospfd(configrouter)# network 10.252.108.0/24 area
0
Lakukan distribusi jaringan sesuai dengan topologinya
–

03.34

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
, Posted in
PEMROGRAMAN
,
0 Comments
VARIABEL, KONSTANTA DAN TIPE DATA
Variabel, konstanta dan tipe data merupakan tiga hal yang akan selalu kita
jumpai ketika kita membuat program.
Bahasa pemrograman apapun dari yang
paling sederhana sampai yang paling kompleks, mengharuskan kita untuk
mengerti ketiga hal tersebut.
VARIABEL
Variabel adalah tempat dimana kita dapat mengisi atau mengosongkan
nilainya dan memanggil kembali apabila dibutuhkan. Setiap variabel akan
mempunyai nama (identifier) dan nilai. Perhatikan contoh berikut.
Nama variabel dan nilai.
username = “joni”
Nama = “Al-Khawarizmi”
Harga = 2500
HargaTotal = 34000
Pada contoh di atas, username, Nama, harga dan HargaTotal
adalah nama dari variabel sedangkan “joni”, “Al-Khawarizmi”, 2500
dan 34000 adalah nilai dari masing-masing variabel. Nilai-nilai ini akan
tersimpan di dalam nama variabel masing-masing sepanjang tidak kita rubah.
Pada sebagian besar bahasa pemrograman, variabel harus dideklarasikan
lebih dulu untuk mempermudah compiler bekerja. Apabila variabel tidak
dideklarasikan maka setiap kali compiler bertemu dengan variabel baru pada
kode program akan terjadi waktu tunda karena compiler harus membuat variabel
baru. Hal ini memperlambat proses kerja compiler. Bahkan pada beberapa
bahasa pemrograman, compiler akan menolak untuk melanjutkan proses
kompilasi.
Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh
bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum ada aturan yang
berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman. Aturan-aturan tersebut
yaitu:
�� Nama variabel harus diawali dengan huruf.
�� Tidak boleh menggunakan spasi pada satu nama variabel. Spasi bisa
diganti dengan karakter underscore (_).
�� Nama variabel tidak boleh mengandung karakter-karakter khusus,
seperti : .,+, -, *, /, <, >, &, (, ) dan lain-lain.
�� Nama variabel tidak boleh menggunakan kata-kata kunci d bahasa
pemrograman
KONSTANTA
Konstanta adalah variabel yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa
diubah. Jadi konstanta adalah juga variabel bedanya adalah pada nilai yang
disimpannya. Jika nilai datanya sepanjang program berjalan tidak berubahubah,
maka sebuah varibel lebih baik diperlakukan sebagai konstanta. Pada
sebuah kode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan langsung di
bagian deklarasi konstanta. Sedangkan untuk variabel biasanya hanya
ditentukan nama variabel dan tipe datanya tanpa isian nilai data. Aturan
penamaan variabel juga berlaku untuk penamaan konstanta. Demikian juga
aturan penetapan tipe data.
Sebagai contoh, jika kita membuat program perhitungan matematik yang
menggunakan nilai pi (3.14159) yang mungkin akan muncul dibanyak tempat
pada kode program, kita dapat membuat pi sebagai konstanta. Penggunaan
konstanta pi akan lebih memudahkan penulisan kode program dibanding harus
mengetikkan nilai 3.14159 berulang
Tipe Data
Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk
memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Setiap variabel atau
konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti
tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan
sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori
komputer). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe
data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.
Ada banyak tipe data yang tersedia tergantung jenis bahasa pemrograman
yang dipakai.

04.40

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
, Posted in
PEMROGRAMAN
,
0 Comments
-Pengertian PHP
PHP merupakan singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", adalah
sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip
dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik.
Tujuan utama bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis
halaman web dinamik dengan cepat.
-Hubungan PHP dengan HTML
Halaman web biasanya disusun dari kode-kode html yang disimpan dalam
sebuah file berekstensi .html. File html ini dikirimkan oleh server (atau file) ke
browser, kemudian browser menerjemahkan kode-kode tersebut sehingga
menghasilkan suatu tampilan yang indah. Lain halnya dengan program php,
program ini harus diterjemahkan oleh web-server sehingga menghasilkan kode
html yang dikirim ke browser agar dapat ditampilkan. Program ini dapat berdiri
sendiri ataupun disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung
ditampilkan bersama dengan kode-kode html tersebut. Program php dapat
ditambahkan dengan mengapit program tersebut di antara tanda . Tandatanda
tersebut biasanya disebut tanda untuk escaping (kabur) dari kode html. File
html yang telah dibubuhi program php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php
atau .php3.
PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side
HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan
berada si server. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan
akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal
sebgai bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan
digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (active Server
Pages) dan JSP (Java Server Pages).
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C.
Semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam
webnya. Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara
gratis. Versi ini pertama kali keluar pada tahun 1995. Isinya adalah sekumpulan
script PERL yang dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis.
Kemudian pada tahun1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya
telah mampu mengakses database dan dapat terintegrasi dengan HTML.
Pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi
3.0 yang dikeluarkan oleh Rasmus sendiri bersama kelompok pengembang
softwarenya..
Versi teranyar yaitu PHP 4.0 keluar pada tanggal 22 Mei 2000 merupakan
versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya. Perubahan
yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine yang
dibuat oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan
dari PHP3 scripting engine. Yang lainnya adalah build in HTTP session, tidak lagi
menggunakan library tambahan seperti pada PHP3. Tujuan dari bahasa scripting
ini adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web.
Dalam hal ini, aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser,
tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan web server.
-Kelebihan PHP
Ketika e-commerce semakin berkembang, situs-situs yang statispun
semakin ditinggalkan Karena dianggap sudah tidak memenuhi keinginan pasar
karena situs tersebut harus tetap dinamis selama setiap hari. Pada saat ini bahasa
PERL dan CGI sudah jauh ketinggalan jaman sehingga sebagian besar designer
web banyak beralih ke bahasa server-side scripting yang lebih dinamis seperti
PHP.
Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan
yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di
dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah :
1. Oracle
2. MySQL
3. Sybase
4. PostgreSQL
5. dan lainnya
PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT,
UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh.
PHP merupakan software yang open source yang dapat anda download
secara gratis dari situs resminya yaitu http://www.php.net, ataupun dari situs-situs
yang menyediakan software tersebut seperti di ftp://gerbang.che.itb.ac.id.
Software ini juga dapat berjalan pada web server seperti PWS (Personal
Web Server), Apache, IIS, AOLServer, fhttpd, phttpd dan sebagainya. PHP juga
merupakan bahasa pemograman yang dapat kita kembangkan sendiri seperti
menambah fungsi-fungsi baru.
Keunggulan lainnya dari PHP adalah PHP juga mendukung komunikasi
dengan layanan seperti protocol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 bahkan HTTP.
PHP dapat diinstal sebagai bagian atau modul dari apache web server atau
sebagai CGI script yang mandiri. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika
menggunakan PHP sebagai modul dari apache di antaranya adalah :
1. Tingkat keamanan yang cukup tinggi
2. waktu eksekusi yang lebih cepat dibandingkan dengan bahasa
pemograman web lainnya yang berorientasi pada server-side scripting.
3. Akses ke system database yang lebih fleksibel. seperti MySQL.